Candinata.desa.id – Pembangunan.  Guna meningkatakan pelayanan kepada  masyarakat desa yang lebih baik, Pemerintah Desa(Pemdes) Candinata berupaya meningkatkan sarana prasarana infrastruktur desa yang lebih baik. Apalagi kurang lebih 2bulan lagi memasuki musim mudik lebaran. Untuk itu Masikin atas nama Pemerintah Desa(Pemdes) Candinata mempersiapkan sarana prasarana desa yang baik.

Jalan raya Candinata sepanjang 1km yang menghubungkan desa karangcegak di sebelah selatan dan menghubungkan desa Karangjengkol disebelah utara saat ini sedang dalam perbaikan. Perbaikan ini adalah tanggungjawab dari Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Purbalingga, sebab kewenangan desa hanya membuat sarana prasarana yang memang masuk dalam lingkup kewenangan desa. Jalan raya yang menghubungkan kedua desa tersebut adalah wewenang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.

Namun walapupun  jalan tersebut milik pemerintah kabupaten Purbalingga, Pemerintah desa (Pemdes) Candinata tidak berpangku tangan begitu saja. Saat ada musrenbangcam(musyawarah pembangunan tingkat kecamatan) Pemerintah Desa(Pemdes) Candinata melaporkan jalan rusak yang menjadi kewenangan daerah. Pada saat musrenbangcam Pemerintah Desa(Pemdes) menyampaikan hal tersebut dan di lanjutkan ke tingkat kabupaten.

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Purbalingga sendiri memprogramkan pemeliharaan jalan raya Kutasari dan Bojongsari yang dari Tobong Desa Candiwulan sampai desa Karangjengkol, dan diteruskan sampai pagutan desa Bojongsari. Jalur tersebut juga masuk di jalanraya desa Candinata. Maka secara otomatis kerusakan jalan aspal di desa Candinata tersebut yang kurang lebihnya 3 x 80 x 0,05 = 12m3 saat ini dalam perbaikan. (Herman, Pekerja Aspal)*

Sebelumnya juga pemerintah desa Candinata mengapresiasi kepada warga masyarakat Rw 5 yang telah bahu membahu memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Jalan yang yang secara administratif masuk RT. 3 RW. 2 desa Candinata dan berbatasan langsung dengan RT 10 RW 5. Adalah Kusmiarji dan warga mayarakat RW. 5 yang bahu membahu memelihara bahu jalan. Dimana bahu jalam ini ada saluran drainase yang rusak. Maka Kusmiarji berinisiatif tanpa pamrih memelihara saluran drainase agar dapat berfungsi sebagamana mestinya. Sehingga air hujan maupaun air buangan dari sawah tidak meluber ke jalan aspal yang mengakibatkan terkikisnya jalan aspal tersebut. (Afien81 @Kontributor candinata.desa.id)*